PEPADUNTV.COM ,Metro – Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Lingkungan Hidup (LH)memberikan satu Unit kendaraan Roda Tiga Bentor ,kepada Yayasan Pusat Pesantren sampah yang berada di Kelurahan Banjarsari,Kecamatan Metro Utara.
Penyerahan Kendaraan Roda tiga Bentor di serahkan langsung oleh Wali Kota Metro Hi.Bambang Iman Santoso ,S.Sos.,M.Pd.I ,kepada Pihak Yayasan Pusat Pesantren sampah,dalam rangka momentum Hari Ulang Tahun(HUT) Bank Sampah yang ke-1,yang mengambil Tema Gotong royong pemberdayaan sampah ,membudayakan malu buang sampah sembarangan.jumat/08/05/26.
Wali kota Metro Hi.Bambang Iman Santoso dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa,atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Metro tentunya sangat Mengapresiasi setinggi-tingginya, dan mendukung penuh dengan adanya Pesantren Bank Sampah yang berada di Kelurahan Banjarsari.
Dimoment yang sangat sepesial ini tepatnya satu tahun sudah kiprah Pesantren Bank Sampah berjalan,mudah-mudahan usia yang baru satu tahun ini, merupakan sebuah langkah awal baik untuk Pesantren Bank sampah kedepannya.
“Menurut Bambang Iman Santoso ,dengan usia yang baru saja menginjak satu tahun,namun kiprah Pesantren Bank Sampah ini menurutnya sangat luar biasa pergerakan dan langkah terobosan-terobosan kegiatan yang dilakukannya.Sehingga Pemerintah Kota Metro melalui Dinas-Dinas Terkait tentunya kedepan akan lebih memprioritaskan segala kebutuhan yang di perlukan oleh Pesantren bank Sampah ini”ungkapnya.

Lanjut Bambang ,Persoalan Sampah yang ada di Kota Metro Insyaalah bisa di atasi dengan baik,namun memang butuh waktu panjang, tidak cukup hanya satu tahun atau dua tahun saja ,dikarenakan untuk merubah Mindset penduduk Asli ataupun Pendatang butuh waktu puluhan tahun.Jika Dikota Metro dalam waktu kurun waktu 5 tahun menjalankan budaya ucapan dan gerakan serentak “MALU MEMBUANG SAMPAH SEMBARANGAN ” berhasil,maka hal tersebut sangat luar biasa dan sebuah keajaiban yang tentunya kita harapkan bersama-sama.
Bambang berharap juga untuk kedepannya,Pesanten Bank Sampah ini bisa ada di 22 Kelurahan yang ada di Kota Metro
,sehingga setiap Kelurahan bisa mengelola dan memberdayakan sampah-sampah di masing-masing kelurahan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Suwandi, yang diwakili oleh Sekretaris Yerri Noer Kartiko ,ST,MT menyampaikan ,bahwa tanggung jawab Pengelolaan terkait Sampah ini tidak hanya pemerintah saja, melainkan peran dari kesadaran dan partisipasi masyarakat juga sangat di butuhkan,sehigga kedepan diharapkan bersama-sama kita mendorong mengembangkan gerakan Pesantren Bank Sampah ini ,bisa terwujud di 22 kelurahan yang terbagi di 5 kecamatan di kota metro.
Masyarakat juga bisa berperan aktif dan memberikan kontribusi nya ,bukan hanya membayar biaya retribusinya saja,tetapi bagaimana mengurangi sampah agar tidak dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir( TPA), melalui gerakan-gerakan yang sudah di contohkan oleh pesantren Bank sampah yang ada dikelurahan banjarsari.
“Mudah-mudahan kedepannya bisa berkolaborasi dengan banyak Bank Sampah ,dan benar-benar menjadi garis terdepan penunjang keberhasilan Pengelolahan sampah di wilayahnya masing-masing.Sehingga semuanya tidak harus dibuang ke TPAS Karangrejo Metro Utara”tuturnya. (Fathur)



